Banyak orang di dunia ini menyebut abat 21 ini sebagai abad informasi, abad telekomunikasi, dan teknologi tinggi. Sedangkan penulis menyebut abad ini sebagai abad layar elektronik yang serba maju, dimana setiap orang dapat menikmati informasi dan hiburan hanya dengan duduk di depan layar elektronik dan memencet tombol-tombol yang sudah ada. Akhir-akhir ini yang merupakan hiburan yang sedang marak adalah hiburan video game yang disukai oleh banyak orang mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Video game memiliki banyak jenis mulai dari game boat yang harganya murah sampai dengan atari,nintendo, super nintendo, sega, play station, X box, dan game P.C. (personal computer).
Bukan hanya itu, banyak ponsel-ponsel pun dimasuki game di dalamnya, dan bahkan ada jenis game saku yang dapat dibawa bepergian kemana-mana seperti: game boy, game cube, P.S. 2 saku, game H.P. dan lain-lain. Jenis dari permainanya pun bermacam-macam bentuknya misalkan:
- Game untuk hiburan. Game jenis ini bersifat menghibur dan tidak ada tantangan yang berarti cima dibutuhkan konsentrasi yang tinggi dari pemain. Game seperti ini contohnya seperti packman dan tetris yang lebih mementingkan konsentrasi dan hiburan.
- Game yang berunsur atau bernuansa misteri. Game-game jenis ini akan banyak kita temui di pasaran. Game ini menonjolkan tantangan-tantangan yang membuat si pemain game selalu penasaran sampai akhir game. Game seperti ini penuh kreativitas dan mengajak pemain ikut berpikir.
- Game yang dibuat khusus untuk mendidik. Misalnya ada game yang dapat melatih orang untuk berbicara dalam bahasa Inggris, atau program game yang menolong seseorang secara khusus anak-anak untuk mengasah kemampuan matematisnya.
Sebelum penulis membahasnya lebil jauh tentang hal ini, penulis mengajak untuk melihat dampak-dampak apa saja yang akan muncul dalam penggunaan video game. Video game secara umum mempunyai dua dampak bagi penggunanya yang dapat digunakan sebagai pertimbangan dan batasan menggunakan video game.
- Dampak negatif dari video game
- Main video game terlalu lama/berlebihan tidak baik bagi kesehatan mata. Layar televisi yang menyala memancarkan sinar radiasi akan merusakan mata, apalagi jika kita terlalu lama di depan layar televisi.
- Mencuri waktu. Keenakan main game sehingga sering membuat seseorang lupa waktu dan waktunya hanya digunakan untuk duduk di depan televisi sambil memainkan remote game sementara itu melupakan tugasnya yang lain yang notabene lebih penting. Seharusnya waktu yang terbuang percuma itu dapat dipakai untuk melayani Tuhan dan sesama. Untuk itu kalau bermain video game haruslah pandai dan bijak dalam mengatur waktu. Karena jika kita tidak menggunakan waktu dengan bijak itu berarti kita telah mencuri waktu dan itu melanggar perintah Tuhan yang ke 7 tentang larangan mencuri (Kel 20:15).
- Memberhalakan video game dan bisa membuat seseorang menjadi kecanduan. Memberhalakan video game semacam ini sangatlah berbahaya dan perlu diwaspadai. Ketika kita menganggap video game sebagai yang terutama dalam hidup kita, itu berarti kita telah menomerduakan Tuhan dan sudah tidak lagi menjadikan Tuhan sebagai titik pusat seluruh kehidupan kita. Hal ini berarti secara tidak langsung kita telah berdosa karena telah melanggar hukum Tuhan yang pertama yang mengatakan “jangan ada Allah lain dihadapanku”, dan hukum yang ke dua yang mengatakan ‘jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi untuk di sembah” (Kel 20:3-5).
- Memunculkan sifat individualisme yang tinggi. Video game dapat membunuh kesempatan beriteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain. Karena kurangnya bersosialisasi maka akan mengakibatkan ketimpangan, kurang bisa menempatkan diri pada orang lain, kurang mengerti pemikiran orang lain, atau pun berempati pada perasaan orang karena hanya sering melihat dari sudut pandang pribadi terus-menerus. 2. Dampak positif dari video game Di samping dampak negatif, video game juga memiliki dampak positif di dalamnya bagi setiap penggunanya.
- Menghibur. Pada masa ini banyak orang yang mudah terkena stress karena banyaknya tuntutan-tuntutan pekerjaan di dunia moderen ini. Untuk menghadapi tekanan-tekanan yang berat ini seseorang membutuhkan hiburan, dan video game merupakan alat penghibur elektronik yang mudah didapat sekarang ini.
- Video game dapat membantu anak dalam belajar melalui game yang dirancang khusus memang untuk mendidik dan memancing kreativitas anak seperti apa yang sudah dijelaskan oleh penulis dalam bagian jenis-jenis dari permainan video game.
Seperti halnya apa yang dikatakan oleh Paulus yang perlu juga dipikirkan sebagai bahan pertimbangan bahwa dalam menggunakan Video game jangan sampai menjadi batu sandungan bagi diri sendiri maupun orang lain. Hal ini kita bisa melihatnya melalui apa yang dikatakan Paulus di dalam suratnya I Korintus 8:1-13 tentang persembahan berhala. Melalui beberapa argumen di atas, penulis tidak mempermasalahkan seorang hamba Tuhan bermain video game asalkan itu dapat digunakan dengan bijak dan selama tidak menjadi batu sandungan.
No comments:
Post a Comment